Mexico Bandar Sepakbola Dunia

Pablo Emilio Escobar Gaviria diketahui selaku satu di antara atasan kartel narkoba sangat besar selama asal usul. Tidak cuma mengirim narkoba dari Kolombia ke Amerika Sindikat, Escobar pula sanggup menyuntik narkoba ke bumi sepak bola.

Pablo Escobar diketahui dengan bermacam wajah. Beliau merupakan pengedar narkoba, pembunuh, penyuap, bajingan, serta otak di balik serbuan bom.

Hendak namun, untuk beberapa warga Kolombia, Escobar merupakan orang bersih. Beliau jadi ikon pahlawan untuk orang yang terletak di dasar garis kekurangan. Apalagi, bendera dengan lukisan wajah Escobar berkibar di pintu masuk kawasan tinggal orang miskin di Medellin.

Lebih lanjut, bahana kebaikan batin Escobar menabur ke semua arah negara. Bagi pedagang di jalanan Medellin, etiket Escobar” Pablito” lebih laris dari lukisan Yesus Kristus, Hello Kitty, ataupun The Simpsons. Apalagi, terdapat berkas lukisan Pablo Escobar versi kanak- kanak.

Walakin, antipati buat Escobar pula lahir dari bermacam arah. Banyak yang menuduh kebaikan Escobar cumalah masker dari kesalahan yang dikerjakannya.

Rodrigo Duka Restrepo, Anak menteri peradilan, Duka Bonilla yang terbunuh berkata pandangan Escobar yang kolam orang bersih merupakan ilustrasi dari kemenangan adat terkenal yang imajiner.

Hendak namun, memanglah susah ditepiskan El Patron mempunyai akibat besar pada Kolombia. Beliau memahami bumi dasar tanah, rezim, serta polisi. Apalagi, Escobar pula turut aduk pada sepak bola, berolahraga yang digemarinya.

” Pablo menyayangi sepak bola. Sepatu pertamanya merupakan sepatu bola. Ia tewas dengan memakai sepatu bola,” ucap kerabat wanita Escobar, Luz Maria, dalam film dokumenter, The Two Escobars.

Pablo Escobar lahir di keluarga seseorang orang tani serta guru. Beliau mempunyai era anak- anak yang jauh dari kekurangan. Tetapi, kekejamannya telah nampak semenjak dini. Beliau melaksanakan kesalahan kecil bersama si kerabat, Roberto.

Pada medio 1970- an, Escobar mengetahui smokel infiltrasi Narkoba merupakan bidang usaha terbaik untuknya. Beliau juga jadi bintang film di balik tingginya ketenaran kokaina di Floria, Amerika Sindikat. Informasinya, Escobar menyediakan 80 persen kokain di Amerika. Hasilnya, Escobar diprakirakan sempat mempunyai kekayaan sampai 50 miliyar dollar Amerika Sindikat.

Prinsip Escobar dalam mencegah bisnisnya amat simpel. Perak ataupun timah senantiasa jadi andalannya kala berunding. Maksudnya, bila tidak ingin disuap, orang itu hendak mati.

Pablo Escobar bermasalah kala sangat banyak duit. Penguasa Amerika mulai mengesun tidak cula Escobar di bumi persilatan.

Pada kesimpulannya, Escobar memilah rute yang istimewa. Beliau berfungsi selaku Robin Hood modern dengan menyisihkan beberapa dari pendapatannya buat aktivitas sosial. Escobar menolong orang miskin, membuat sekolah, serta membuat perumahan buat orang tidak sanggup.

Tidak hanya itu, Escobar pula membuka keran pengeluarannya buat sepak bola. Kelakuan kebajikan favoritanya merupakan menghasilkan alun- alun sepak bola di wilayah cemar.

” Ia fokus pada kemurahan batin di warga. Di area kita, Pablo mengamalkan lampu cahaya serta perkakas sepak bola,” tutur Luz Maria.

Alexis Garcia, Chicho Serna, Rene Higuita, Chonto Herrera, serta Pacho Maturana merupakan sebagian pemeran global Kolombia yang menikmati alun- alun sepak bola Pablo Escobar.

” Aku amat miskin. Tetapi, alun- alun jadi berarti untuk kita. Aku merasakan hidup yang sempurna,” melamun Chonto Herrera yang mencatatkan 61 performa buat timnas Kolombia.

Statment itu dibantu oleh Leonel Alvarez yang mencatat 101 caps bersama Cafeteros.” Seluruh orang berdialog mengenai siapa yang beramal alun- alun. Ia dikritik sebab jadi raja obat bius. Tetapi, kita merasa asian memperoleh hadiah,” kata Alvarez.

Pablo Escobar juga mulai mengesun kemampuan menghasilkan sepak bola selaku cerang pencuncian duit. Roberto yang mempunyai julukan si akuntan membagikan lampu hijau buat konsep Escobar itu.

Pablo Escobar tidak melontarkan jaring sangat jauh. Beliau memilah klub kota kelahirannya, Atletico Nacional Medellin, selaku tempat membersihkan duit. Escobar mau menjantur Atletico Nacional selaku regu terbaik di Amerika Selatan.

Laki- laki berkumis tebal itu tidak sempat masuk dalam lapisan manajemen Atletico Nacional. Tetapi, telah jadi rahasia biasa Escobar yang terdapat di balik kemudi.

” Masuknya duit narkoba ke sepak bola membolehkan kita memboyong pemeran asing yang hebat,” ucap Maturana, administrator Nacional dari 1987 sampai 1990.

” Itu pula membuat pemeran terbaik kita tidak angkat kaki. Tingkat game bertambah. Banyak orang memandang situasi kita serta berkata Escobar ikut serta. Tetapi, mereka tidak sempat dapat meyakinkannya.

Pablo Escobar pula mendanakan di lawan sekota Nacional, Deportivo Independiente Medellin( DIM). Escobar kerap nampak terletak di tribun Estadio Atanasio Girardot kala DIM lagi berkompetisi.

Terjunnya Escobar ke bumi sepak bola pula diiringi sebagian kartel yang lain. Kawan Escobar, Jose Gacha” El Mexicano” menancapkan saham ke Millonarios yang berplatform di Bogota. Sedangkan itu, lawan Escobar, Miguel Rodriguez Orejuela, yang menggenggam gayung aba- aba kartel Cali, menyuntik uangnya ke klub America de Cali. Masa sepak bola narcos juga tiba.

Walaupun telah membidik ke bagian bidang usaha, Pablo Escobar tidak sempat kurang ingat dengan kebahagiaan asli yang diperoleh sepak bola. Escobar dengan cara teratur melangsungkan perlombaan pertemanan di rumahnya melawan regu yang diseleksi El Mexicano.

Para pemeran tiba dengan suka batin sebab memperoleh duit yang tidak sedikit. Para kartel juga kerap berjudi sampai lebih dari 1 juta dollar buat menghangatkan perlombaan.

Penggawa Nacional, Andres Escobar, dikabarkan tidak aman sebab wajib tampak buat infiltran narkoba. Terlebih, beberapa besar pendapatan yang diperoleh diperoleh dari aktivitas yang menyimpang ketentuan. Tetapi, pemeran yang lain memilah menutup mata serta kuping.

Kehadiran Pablo Escobar pula memperkenalkan hasil buat Nacional. Puncaknya, mereka memenangi Copa Libertadores sehabis menaklukkan klub asal Paraguay, Olimpia, di peperangan akhir.

Nacional takluk 2- 0 pada leg awal di Asuncion. Tidak keliru, tujuan susah dialami Nacional yang tampak di depan si owner.

Dengan diperkuat Andres Escobar serta Rene Higuita, Nacional tampak memencet semenjak dini perlombaan. Hasilnya, berhasil bunuh diri serta berhasil Albeiro Usuriaga membuat hasil akumulasi jadi serupa kokoh 2- 2. Perlombaan juga dilanjutkan ke sesi tos- tosan.

Pada kesimpulannya, Nacional jadi juara pada sesi adu depakan denda.” Aku berikan ketahui mereka buat menyudahi sesaat sebab pengawal gawang melaksanakan pergerakan lebih dini,” melamun Maturana.

Kemenangan itu disambut euforia yang luar lazim.” Pablo melompat serta berteriak dengan tiap berhasil,” tutur Jhon Jairo Velasquez Vasquez, nama lain Popeye, tangan kanan Escobar yang melaksanakan lebih dari 200 pembantaian buat kartel.

” Aku tidak sempat melihatnya bahagia. Umumnya, ia merupakan batangan es,” sambungnya.

Setelah itu, para pemeran Nacional dipanggil ke peternakan kepunyaannya buat bergembira ria.” Para pemeran tiba buat mengutip tambahan. Untuk Pablo, para pemeran bukan barang. Mereka merupakan sahabat. Itu melewati duit sebab ia mau para pemeran senang,” tutur Jaime Gaviria.

Tetapi, kesalahan pula senantiasa menyelimuti tiap bidang usaha Escobar, tercantum sepak bola. Escobar merasa dicurangi penengah, Alvaro Ortega, kala DIM mengalami America de Cali. Desas- desusnya, kala itu Ortega disuap Kartel Cali.

Tidak lama sehabis perlombaan, Ortega ditemui tidak hidup.” Penengah berterus terang sudah merampok kita. Pablo berkata pada kita buat menciptakan serta membunuhnya,” kata Popeye.

Berita itu jadi bogem mentah untuk para pemeran. Mereka mengetahui nyawa terletak dalam bahaya sepanjang kartel sedang menggurita di sepak bola.

” Kala balik ke rumah berakhir perlombaan, aku mengikuti penengah dibunuh. Kita mati rasa. Kita ketahui terdapat banyak perihal yang terjalin dengan owner. Mereka amat hening. Tetapi, kala jadi pemeran bola, Kamu tidak ketahui sangat banyak,” tutur gelandang DIM, Oscar Pareja.

Bidang usaha Pablo Escobar memproduksi serta mengirim narkoba mulai tersendat aduk tangan Amerika Sindikat. Kekhawatiran terbanyak laki- laki berbadan berisi itu merupakan diekstradisi ke Amerika.

Buat menjauhi itu, Escobar menewaskan beberapa orang yang mensupport ekstradisi pengedar narkoba. Menteri peradilan, Duka Bonilla, serta pejabat partai Bebas, Luis Carlos Galan, jadi korban.

Escobar pula sempat meledakan pesawat sebab mau menewaskan penerus Galan, Cesar Gaviria, yang dipercayai terdapat di dalam penerbangan. Tetapi, si raja narkoba galat sebab Gaviria tidak menjajaki penerbangan itu. Seratus nyawa melayang pada kelakuan Escobar dikala itu. Gaviria yang kesimpulannya jadi kepala negara juga berkomitmen hendak mencabut Narkoba hingga ke akarnya.

Escobar pasti tidak bermukim bungkam. Beliau melancarkan bermacam kelakuan teror supaya penguasa Kolombia membatalkan hasrat melaksanakan ekstradisi pada pengedar narkoba. Apalagi, Escobar mau masuk jeriji besi dengan ketentuan membuat penjaranya sendiri.

Bagi Escobar, dengan terletak di bui bikinannya, beliau tidak hendak dikirim ke Amerika Sindikat serta senantiasa dapat mengatur bidang usaha. Tidak hanya itu, Escobar sudah mempertimbangkan matang- matang supaya penjaranya malah kolam penginapan bintang 5 yang dilengkapi alun- alun sepak bola. Escobar mengatakan bui itu selaku La Catedral.

Apa yang di idamkan Escobar kesimpulannya disetujui Gaviria. Menariknya, para pengawal bui juga ialah banyak orang opsi Escobar.

Informasinya https://archetype-solutions.com, para pemeran regu nasional Kolombia serta bintang film kediaman atas terdapat di catatan wisatawan bui. Di situ, mereka bergembira ria serta main sepak bola di kerajaan yang bercap bui kepunyaan Escobar.

Pada 1991, La Catedral medapatkan kunjungan dari pengunjung yang tidak lazim. Si penerbit pengecap berhasil tangan Tuhan, Diego Maradona, penuhi ajakan Escobar. Kabarnya, Maradona memperoleh biaya besar buat tiba ke bui.

” Aku mengatakan: apa yang terjalin? Apakah aku dibekuk? Tempat itu semacam penginapan elegan.” tutur Maradona.” Aku tidak membaca surat kabar ataupun memandang tv. Jadi, aku tidak ketahui siapa ia. Kita berjumpa di kantor serta ia menggemari game aku. Aku serta ia mempunyai kesamaan ialah berhasil sebab kekurangan,” imbuh si hikayat.

” Kita melangsungkan perlombaan serta seluruh orang menikmatinya. Malam harinya, kita melangsungkan acara bersama gadis- gadis terbaik yang sempat aku amati dalam hidup aku. Itu terjalin di bui! Aku tidak memercayainya. Setelah itu, kala pagi, ia melunasi aku serta melafalkan aman bermukim.”

Pablo Escobar diketahui memiliki ikatan akrab dengan Higuita, pengawal gawang timnas Kolombia, yang memiliki style abnormal. Higuita juga sempat dibekuk polisi yang mau mengeduk data hal Escobar.

” Mereka cuma menanya pertanyaan Pablo. Ia senantiasa menjaga orang miskin serta membuat alun- alun. Tetapi, ia pula bertanggung jawab atas perang yang seram,” jelas Higuita.

” Aku mempunyai peluang melafalkan dapat kasih kepadanya. Aku pikir, aku tidak melanggar hukum.”

Pablo Escobar nyatanya tidak dapat bersembunyi selamanya di La Catedral. Penguasa beranggapan Escobar melaksanakan pembantaian di dalam bui. Walhasil, gerombolan tentara merangsek masuk ke dalam bui buat membekuk Escobar.

Escobar yang mengalami suasana itu memilah melarikan diri. Tetapi, dalam pelariannya, beliau tidak melalaikan sepak bola dengan mengikuti perlombaan kualifikasi Piala Bumi lewat radio kecil.

” Aku dapat merasakan gerombolan mendekat serta aku ketakutkan. Aku mulai mengokang M16 yang aku pegang. Tetapi, Pablo mengatakan: Popeye, Kolombia mengecap berhasil! Sepak bola merupakan kegembiraannya,” kata Popeye.

Hendak namun, Pablo Escobar tidak dapat melihat timnas Kolombia beradu di Piala Bumi 1994 Amerika Sindikat. Pada Desember 1993, Escobar ditembak mati kepolisian di Medelin( 44 tahun).

Kematian Escobar tidak cuma memperkenalkan kekalutan di bumi narkoba, sepak bola juga turut terserang imbasnya.

Pada Piala Bumi 1994, Chonto Herrera terbunuh dalam musibah mobil. Setelah itu, Barrabas Gomez meninggalkan timnas sehabis memperoleh bahaya buat tidak main.

Puncaknya, bek belia Nacional, Andres Escobar, yang melaksanakan berhasil bunuh diri melawan Amerika Sindikat alhasil mengakhiri laju Kolombia di Piala Bumi ditembak mati.

Escobar ditembak 12 kali dengan beceng kelas 38mm di suatu klub malam di Kolombia pada 2 Juli 1994. Sembari menembak, si pelakon menganjurkan gol- gol- gol dengan aksen semacam kritikus perlombaan. Tidak hanya itu, saksi pula luang mengikuti pelakon penembakan menyorakkan:” for the own goal, hijueputa!”

Polisi juga membekuk Humberto Castro Munoz yang dipercayai orang aba- aba kartel narkoba arahan Santiago Gallon. Escobar dibunuh sebab Gallon hadapi kehilangan besar berakhir takluk taruhan.

Penguburan Escobar dihadiri dekat 120 ribu orang. Sedangkan itu, Castro Munoz memperoleh ganjaran 43 tahun. Walaupun, beliau dapat menghisap hawa leluasa pada 2005.

Sepupu Escobar, Gaviria, melaporkan Escobar tidak hendak sempat ikut serta dalam kematian Andres Escobar.” Tidak terdapat yang terjalin atas perintah Pablo. Ia memiliki ketentuan,” ucap Gaviria.

Sehabis kematian Escobar, banyak pemeran bintang yang menyangkal main buat regu nasional. Posisi Kolombia juga di tingkatan FIFA merosot dari tingkatan keempat jadi tingkatan ke- 34 dalam 3 tahun.

Sedangkan itu, kehabisan modal membuat Nacional menginginkan 11 tahun buat memenangi titel aliansi selanjutnya. Sebaliknya, regu asal Kolombia tidak terdapat yang mengangkut beker Copa Libertadores sampai Once Caldas melaksanakannya pada 2004.

Senang tidak senang, Pablo Escobar mempunyai akibat besar buat sepak bola Kolombia. Berasal dari kesenangan pada berolahraga 11 rival 11 itu, Escobar memajukan sepak bola di tanah kelahirannya, walaupun dengan metode yang salah. Kematian Escobar memperkenalkan awan gelap untuk sepak bola Kolombia.

About the Author: admin